ANALISIS YURIDIS TENTANG INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS DALAM MENDUKUNG PERAN KOMITE AUDIT YANG EFEKTI

Tanggal: Kamis / 13 Juli 2017
analisis-yuridis-tentang-independensi-dewan-komisaris-dalam-mendukung-peran-komite-audit-yang-efekti

Oleh: Hasnati

Dosen Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning

Jl. Yos Sudarso Km 8 Rumbai Pekanbaru

Emai: Hasnati_01@gmail.com

 

Abstrak

Keberadaan komisaris independen dan komite audit ditujukan untuk mengatur iklim yang lebih objektif dan independen untuk menjaga keadilan dan memberikan keseimbangan antara kepentingan pemegang saham mayoritas dan saham minoritas serta kepentingan stakeholder. Komisaris independen dan komite audit sangat diperlukan oleh perusahaan publik. Komisaris independen memiliki manfaat yang besar, terutama untuk mewujudkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), di mana komisaris independen dapat memberikan pendapat dengan tingkat yang lebih tinggi independensi dan akuntabilitas. Sementara itu, komite audit memiliki karakteristik, yaitu independensi, keahlian keuangan, kegiatan, dan komitmen waktu. Penelitian ini bersifat hukum normatif. Penelitian hukum normatif dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa independensi Dewan Komisaris terlihat dari jumlah Dewan Komisaris yang independen, yakni minimal 30 % dari total komisaris dan komite-komite independen yang dibuat untuk membantu Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan. Independensi Dewan Komisaris tergantung pada adanya Dewan Komisaris Independen, pemisahan fungsi Dewan Komisaris dari Struktur Organisasi Perusahaan, dan Komite Independen yang dibentuknya. Keberadaan Dewan Komisaris Independen dalam perusahaan bisa mengurangi probabilita kecurangan dalam penyajian laporan keuangan. Untuk menjamin pelaksanaan GCG, Komisaris Independen diusulkan dan dipilih oleh pemegang saham minoritas yang bukan merupakan pemegang saham pengendali dalam RUPS. Jika terdapat dugaan penyimpangan di perusahaan, maka Dewan Komisaris dapat menugaskan Komite Audit untuk melakukan audit khusus. Suatu Dewan Komisaris yang aktif, canggih, ahli, independen menjalankan funginya secara efektif dibantu oleh Komite Audit ialah paling baik untuk ditempatkan dalam implementasi GCG sehingga kecurangan dapat dihindari.