SEJARAH

PROFIL FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS LANCANG KUNING


A. Sejarah Singkat
             Sebagai daerah yang memiliki sumber daya alam yang potensial, Riau relatif belum mampu menggali dan memanfaatkan secara optimal. Hal tersebut disebabkan oleh adanya berbagai fakor penghambat yang antara lain adalah relatif rendahnya kualitas sumber daya manusia yang ada. Walaupun perlahan telah diadakan upaya memperbaiki keadaan tersebut, antara lain berupa pendirian berbagai pusat pendidikan baik formal maupun non formal mulai dari tingkat pendidikan dasar sampai perguruan tinggi
Berpijak pada fenomena tersebut pada tahun 1982 timbul gagasan Gubernur Kepala Daerah  Tingkat I Riau sebagai penyangga utama mendirikan perguruan tinggi sebagai salah satu sarana untuk memberikan kesempatan bagi putera daerah yang memiliki bakat dan potensi intelektual namun tidak tertampung oleh perguruan tinggi negeri, maupun putera daerah yang kondisi ekonominya relatif lemah.
            Perguruan tinggi swasta yang dimaksud diberi nama Universitas Lancang Kuning yang didirikan pada tanggal 9 Juni 1982 dengan Yayasan Raja Ali Haji sebagai pelindung utamanya. Pada awal berdirinya Universitas Lancang Kuning terdiri atas lima fakultas, yaitu:
1. Fakultas Administrasi
2. Fakultas Ekonomi
3. Fakultas Teknik
4. Fakultas Pertanian
5. Fakultas Hukum
Pada masa  tersebut Fakultas Hukum memiliki 3 (tiga) jurusan yaitu:
1. Jurusan Perdata
2. Jurusan Pidana
3. Jurusan Hukum Tata Negara
             Berdasarkan surat Keputusan Mendikbud No. 17/D/0/1993 tentang Kurikulum Baru Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum hanya mengenal satu program studi, yaitu Program Studi Ilmu Hukum sebagai sarana penyaluran minat dan bakat diadakan 2 (dua) program kekhususan, yaitu program kekhususan praktisi hukum dan program kekhususan hukum bisnis. Saat ini, berdasarkan kurikulum 2010-2011 Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning lebih memfokuskan pada kajian hukum bisnis dan hukum tata negara.
             Perkembangan selanjutnya yang dapat dijadikan kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas akademika termasuk karyawan Fakultas Hukum, berdasarkan Surat Keputusan  Badan Akreditasi Nasional No. 002/BAN- PT/AK-II/XII/1998 Fakultas Hukum memperoleh status Terakreditasi. Dengan demikian Fakultas Hukum memiliki predikat yang setara dengan Fakultas pada Perguruan Tinggi Negeri dengan berbagai fasilitas kemandirian dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi

B. Perkembangan Status
            Sebagai Perguruan Tinggi swasta, Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (UNILAK)    memperoleh status Terakreditasi berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dengan SK BAN PT No.002/BAN/AK-II/XII/1998. Dalam perkembangan selanjutnya Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (UNILAK) terus menerus melengkapi sarana dan prasarana pendidikan, serta mengadakan perencanaan program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat sehingga sampai sekarang Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (UNILAK) tetap mendapat penilaian yang baik dan berhasil mempertahankan status terakreditasi.
Pada tahun 2002 Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (Unilak) memperoleh akreditasi degan nilai B, berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi  Nasional Perguruan Tinggi dengan SK.BAN PT No. 004 / BAN-PT / AK-V / S.1 / IV / 2002. Pada tahun berikutnya ketika masa akreditasi berakhir pada tahun 2007, Fakultas Hukum Unilak berupaya mengajukan akreditasi kembali dengan hasil akreditasi B masih tetap dipertahankan berdasarkan SK BAN PT No. 017/BAN-PT/AK-X/S1/VII/2007.
           Pada bulan Agustus 2012 Akreditasi Fakultas Hukum akan berakhir Dalam proyeksi ke depan, akreditasi Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (UNILAK) diupayakan dan ditargetkan untuk dapat memperoleh  akreditasi A (baik sekali). Untuk itu sejumlah langkah telah dipersiapkan guna mewujudkan proyeksi dan target ke depan tersebut. Seperti pembentukan  Tim Akreditasi Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (Unilak), inventarisasi data/borang akreditasi dan lain sebagainya serta dukungan dan kerja sama seluruh sivitas akademika.